Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Sayangi Jantungmu dengan Hidup CERDIK dan PATUH

Tahukah Anda bahwa penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke. Di Indonesia, 12,9% penyebab kematian disebabkan oleh PJK (data diambil dari Sample Registration System pada 2014).  Penyakit jantung koroner adalah penyakit pembuluh darah pada jantung yang diakibatkan penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah jantung sehingga terjadi serangan jantung yang mengakibatkan kematian.

Faktanya, hanya setahun berselang atau pada 2015, PJK naik level menjadi penyebab nomor 1 kematian di seluruh dunia (menurut WHO). Di dunia, setiap 3 detik ada yang meninggal karena PJK atau stroke. Bahkan 1 dari 10 orang di Indonesia meninggal karena PJK. Penyakit jantungpun menjadi penyakit yang menghabiskan biaya pelayanan terbanyak dari seluruh jenis penyakit dengan total Rp 7,4 trilyun pada 2016 (data BPJS 2017).

Kenali Tanda, Gejala dan Faktor Risiko PJK
Saat ini penyakit tidak mengenal usia. Mereka yang masih muda dan tergolong produktif juga berpotensi terkena…

Ngeblog, Hobi Yang Membuatku Semakin Produktif

Terhitung di tahun 2018, sudah delapan tahun saya terjun di dunia literasi dan penulisan. Awalnya saya hanya iseng-iseng menuangkan isi pikiran. Wadah pertama saya menulis juga bukan blog melainkan situs forum. Dari sinilah perjalanan saya sebagai seorang penulis dimulai.

Meski sejak 2008 saya mulai mengenal istilah blog, namun blogging atau ngeblog belum se-booming sekarang. Dahulu, ngeblog hanyalah batu loncatan seseorang sebelum menjadi penulis buku. Karena saya tidak berminat untuk menulis buku, maka suka juga tidak begitu tertarik untuk ngeblog.

Dunia blogger mulai saya jejaki sejak tahun 2015. Saat itu saya masih berstatus sebagai karyawan kantoran. Di tengah penat akan tuntutan kerja, ternyata gejolak untuk melepaskan stres lewat tulisan sangat menggebu-gebu. Tentu saja saya bukan menulis tentang curhatan, tetapi menulis topik yang saya sukai.

Setelah wara-wiri di forum, saya mencoba untuk kembali menulis. Dalam hal ini saya mencoba blogging atau ngeblog. Akan tetapi, saya bel…

Financial Planning for Freelancer

Bulan ini, tepat setahun lalu adalah salah satu momen "breakthrough" dalam karir saya. Ya, saat itu saya memutuskan untuk resign dan hiatus dari dunia kerja. Saya mencoba mengejar passion yang tidak mungkin bisa saya kerjakan jika masih terus bekerja, yakni menulis.

Boleh dibilang ini termasuk nekat, saya keluar dari pekerjaan dengan tabungan tak seberapa ditambah masih memiliki pengeluaran rutin tiap bulan. Banyak orang pasti merasa takut atau khawatir karena resign dari pekerjaan artinya kita tidak memiliki penghasilan tetap. Namun keputusan ini jugalah yang membawa saya ke dunia baru, dunia freelancer.

Awalnya saya tidak pernah menyebut diri saya sebagai blogger, saya lebih suka jika disebut sebagai writer. Alasannya, saat itu saya bahkan tidak memiliki blog pribadi. Saya menulis di platform blog seperti Kompasiana serta portal web Detik Travel. Saat itu, saya aktif menulis di keduanya.


Awal-awal menjadi freelancer, keuangan saya "tertolong" karena beberapa kal…

JNE Kini Bisa Kirim Paket ke Luar Negeri

Pernahkah Anda terpikir untuk touring ke luar negeri dengan kendaraan kesayangan? Para pecinta motor klasik dan legendaris pastinya tak ingin jauh dari tunggangannya. Namun perkara membawa motor ke luar negeri bukan hal yang mudah. Apalagi jika jaraknya terbentur laut, bukan daratan yang bisa dilalui kendaraan roda dua.

Jangan khawatir. JNE sebagai perusahaan kurir terbesar di Indonesia kini memiliki layanan untuk mengirimkan kendaraan roda dua ke luar negeri. Tentu saja keperluan pengiriman juga harus jelas, untuk keperluan pribadi, komersil, atau untuk eksebisi, alat profesional atau kemanusiaan. Karena itu dibutuhkan dokumen ATA Carnet atau CPD Carnet yang berfungsi layaknya paspor sebagai pengganti dokumen pabean nasional.

Dokumen ATA Carnet berfungsi sebagai dokumen impor dan ekspor sementara untuk barang-barang dengan keperluan pameran/eksebisi, alat profesional, pendidikan, keperluan pribadi wisatawan, keperluan pribadi olahraga dan untuk tujuan kemanusiaan. Sementara dokumen …

"Tokoh Inspiratif", Membuat Perubahan, Memberi Motivasi

Ketika saya remaja, di televisi booming acara talkshow yang selain mengetengahkan isu-isu terkini, juga mengangkat tokoh-tokoh dengan kisah hidup yang menginspirasi. Acara yang dipandu oleh Andy F. Noya itu dikenal dengan nama "Kick Andy". Tokoh-tokoh inspiratif yang menjadi narasumber berasal dari berbagai kalangan, mulai dari selebritis, politikus, aktivis bahkan rakyat jelata.

Beberapa tahun kemudian, muncul acara dengan konsep serupa yang kali ini dibawakan oleh pria yang dikenal sebagai magician atau pesulap, Deddy Corbuzier. Acara "Hitam Putih" juga selalu mengundang tokoh-tokoh inspirasional lainnya yang mayoritas berasal dari masyarakat menengah ke bawah. Kisah masinis yang mengorbankan nyawa demi penumpang, atau tukang becak yang mengembalikan uang ratusan juta rupiah adalah salah dua contohnya.

Tak dipungkiri, masyarakat kita memang membutuhkan tokoh-tokoh inspiratif seperti ini. Maraknya isu yang memecah belah dan mengkotak-kotakkan, isu yang digoreng d…

"The Gade Clean & Gold", Memilah Sampah Menabung Emas

Apa yang pertama terlintas jika mendengar kata sampah? Mayoritas pasti menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak berharga, tidak bernilai dan sebagainya. Akan tetapi, gerakan dan pola hidup 'Go Green' dalam kurun lebih dari sedekade terakhir turut mengubah pandangan dan value terhadap sampah.

Mungkin kita berpikir, sampah hanya dibuang dan akan dikirim ke TPA (Tempat Pembungan Akhir). Namun tanpa perlu membuangnya, sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai, baik nilai ekonomis maupun nilai fungsional. Beberapa waktu lalu, sempat booming tas dan kerajinan tangan yang terbuat dari sampah bekas bungkus minuman instan. Inilah salah satu jenis sampah yang memiliki nilai ekonomis karena bisa dijual dan menghasilkan pundi-pundi rupiah.


Kita juga paham bahwa sampah bisa diolah menjadi pupuk. Endapan sampah-sampah akan menghasilkan pupuk kompos cair yang bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman. Inilah salah satu nilai fungsional dari sampah yang bisa digunakan oleh para petani…